TITIK AWAL KITA

Selamat datang di forum cakrukan kita ‘School for Homeschool Facilitators.’

Sebagaimana telah dicantumkan dalam flyer wara2nya bahwa forum ini adalah untuk mereka yang telah melaksanakan homeschool dan tidak diperuntukkan bagi mereka yang masih galau.

Maka diasumsikan bahwa Bapak-Ibu sudah mantap menetapkan bentuk aktivitas homeschool bagi putra-putri di rumah, sudah paham dan tak lagi mbingungi dengan istilah school, homeschool, unschool, eclectic school dan variannya.

Kita tidak akan membahas lagi tentang legalitas, ijazah dan aneka sertifikat.

Jika demikian, lalu apa yang akan kita bicarakan?

InsyaAllah kita akan mendiskusikan tentang langkah2 untuk menjadikan aktivitas homeschool di rumah kita bekerja lebih baik, lebih membahagiakan untuk anak dan juga orang tuanya, dan lebih bermakna bagi manusia dan kemanusiaan.

Untitled

Bapak-Ibu dapat berbagi pengalaman tentang hal2 yang telah dilakukan, tantangan dan kendala dalam menjalankannya, benefits yang ada didalamnya, dan kemudian meramu kembali menjadi sebuah pola yang ‘gue banget’ yang cocok bagi tumbuh-kembang putra-putri kita.

Sampai di titik ini, silakan menilik lagi apakah hal2 di atas selaras bagi keperluan Bapak-Ibu sekalian? Jika tidak, silakan menghubungi kami untuk jalan keluarnya.

Ini penting agar kita bisa melangkah maju dan tidak berputar2 di persoalan kegalauan semata. Yang seperti ini sudah banyak dibahas di forum2 lainnya.

Terima kasih dan sampai jumpa

Salam,

Dodik Mariyanto

———————————————————————-

Tanya Jawab :

1.Pak dodik, insya Allah kami sudah menerapkan home education. Anak-anak sudah tidak bersekolah di sekolah formal, tapi kami jadwalkan secara rutin untuk belajar alqur’an kepada guru setiap hari karena saat ini kami menetapkan hal tsb sebagai prioritas di usia mereka dan hal tsb tidak/belum mampu kami handle sendiri (yg pertama 6,5 tahun dan kedua 3,5 tahun), tentu saja dg cukup selektif memilih lingkungan yg selaras dg visi HE kami. Masih masuk kriteria kan ya? 😊

(iing, jogja)

Bukan saya yang menentukan. Bunda sendiri yang akan menikmati aktivitas di School for Homeschool Facilitators. Jika Bunda belum punya pengalaman sehari2, maka Bunda tidak akan banyak dapat cas-cis-cus disana✅

2.Pak, apakah dlm menerapkan HS, harus ada jadwal yg tetap apa yg hrs dilakukan anak dari hari senin-minggu? ( Yeni andriani)

2.Bunda Yeni, tidak harus

Kalau tidak hrs apakah anak jadi bisa disiplin? ( yeni)

Bunda Yeni, apa yang Bunda maksud dengan disiplin?

Misal jam mandi pagi, sarapan

  1. Bunda Ferly:

Rules of the game seperti apa yang pak dodik terapkan ke tika menjadi mentor ke anak2?

Bunda Ferly, saya ikut nasihat Pak Einstein ‘I never teach my pupils, i only attempt to provide the condition in which they can learn  (kira2 begitu bunyinya)

Bunda Ferly :
Misalkan, gak mau sama sekali bergantian belajar dengan ayahnya, maunya sama ibu nya saja. Semua…dari bangun tidur sampe tidur lagi.

Bunda Ferly, coba ngobrol dengan sang ayah

Bunda Ferly :
Dan selama pendampingan anak2 belajar, sampai sekarang kami belum menemukan minat terbesar anak kami. Apakah ini normal?

Bunda Ferli, sudah berapa tahun berproses?

Bunda Ferly :
Anak2 hanya sempat sekolah paud 4 bulan. Setelah itu anak2 belajar bersama kami di rumah

Aih, paud Bunda sebut sekolah? Come on………

Bunda Ferly : Pak dodik, bener2 saya memeng harus belajar banyak sebelum datang ke forum…*malu

Like a lot!  Saya tunggu catatannya Bund

  1. Bunda Erwina :

Pak dodik, saya sudah menjalani HS hampir 2 th, atas permintaan anak2, tp sampai saat ini seperti nya saya dan anak2 menjalani nya udh kurang bahagia, saya merasa terbebani, anak2 sangat tergantung dg saya

Bunda Erwina, jika demikian diskusikan kembali. Apa yang menjadi harapan mereka dan ortu? Bagaimana cara mencapainya? Lalu, jalani bersama dengan istiqomah (konsisten)

  1. Bapak Nurhadi :

Mas Dodik yg bersemangat, boleh kah kami melihat dan nantinya belajar langsung dari pola program mentoring Mas Dodik kpd 3 putra putrinya yg luar biasa, dari assessment diri, merencanakan, menjalankan, mengevaluasi..

Pak Nurhadi, mangga

  1. Bunda Rita :

Pak Dodik , menjadi fasilitator anak anak Itu seperti Apa maksudnya ?  Bisa diberikan penjelasan ?

Bunda Rita, menjadi fasilitator artinya beraktivitas bersama untuk merumuskan tujuan bersama, apa yang dipandang penting/tidak penting, baik/tidak baik kemudian merumuskan langkah untuk mewujudkannya. Menjadi fasilitator artinya belajar untuk mendengarkan, dan bukannya justru menitipkan mimpi2 pribadi yang tak terselesaikan (hingga kini)

  1. Bunda Dinari :

Kami sudah menjalankan homeschool 3th terakhir ini, awalnya kami membuat jadwal khusus belajar anak2 kami. Tapi ternyata anak2 terutama si sulung tidak nyaman dengan konsep ini. Akhirnya kami putuskan untuk membebaskannya memilih sendiri waktu dan materi belajar. Tentu saja akhirnya dia jadi terlihat lebih banyak bermain. Tp kami percaya bahwa setiap permainan yg ia lakukan tentu menyimpan pembelajaran. Hari2 kami habiskan bermain di alam. Karena si sulung akan menginjak usia 10th, kami ingin dia lebih serius dengan “kesukaannya”. Apakah kami harus membuat jadwal kembali supaya “main-mainnya” berkurang, Pak ?

Bunda Dinari, sepertinya Bunda tak terlalu memahami ‘belajar’. Akan sangat baik bila Bunda berkenan membuka kembali buku2 tentang proses belajar

Bunda Dinari : Pada saat dia fokus pada hal yang dia sukai, jatuh bangun berusaha menguasainya, bukankah itu proses belajar Pak ?

  1. Bunda Ferly :

Menjadi fasilitator untuk anak dengan usia blm genap 7thn seperti apa? Padahal, di isia mereka ini, anak2 masih banyak tergantung dengan orangtua?

 Begitu ya Bund? Coba cermati mereka banyak bergantung pada kita di area apa? Dan di area apa mereka sudah tidak lagi banyak bergantung pada kita? Nanti dibawa saat ketemu ya

  1. Bunda Iing :

Pak dodi, bisakah memberikan gambaran-apa saja yg akan kita lakukan dalam SfHF besok? Terima kasih Pak dodi, bisakah memberikan gambaran-apa saja yg akan kita lakukan dalam SfHF besok? Terima kasih

Bunda bercerita, saya mendengarkan

  1. Bunda Rita :

Pak Dodik –Anak Anak Saya sdh menentukan Tujuan hidup nya — Atau bahas Kecil Cita Cita — namun Bukan Cita Cita Tanpa pemahaman dan Kami bersama membuat langkah langkah Utk Itu . Misal si sulung , umar :

Umar :,Aku Mau Jadi pengusaha –

Bunda : Pengusaha Apa ?

Umar : Ya nerusin bisnisnya ayah –

Bunda : untuk Jadi pengusaha Itu Ada Bbrp langkah — tahapan — upaya bla Bla —

Lalu kita lanjut diskusi ke Jalan Jalan mid pengusaha Tadi ..

Apakah Demikian menjadi fasilitator Itu ??\

Bunda Rita keren

  1. Bunda Clara :

Sy mncari problem dri ank sy pd saat di masukan skolah konvesional .trlalu bnyk catatan yg hrs diperbaiki kurang terkendali  ,akhrny sy mncoba HS utk memperbaiki hubungan antara sya dan ank sy .dan bnyk materi2 yg diberikan skolah gak sepahaman sm sy .akhrny dngan keberanian diri alhamdulilah.

Keberanian yang luar biasa. Ada pengalaman menarik beraktivitas dengan putra/i?

  1. Bunda Siti Rosyidah

Pak Dodik, misalkan kita buatkan tema yg berbeda tiap bulannya dlm belajar,apakah itu dpt menggantikan jadwal yg terstruktur? Tujuan kami agar belajar anak tdk jenuh dan bosan, Kira2 langkah itu sudah tepatkah pak?hehehe, Lg proses belajar menjadi fasilotator untuk anak

Bunda Siti,  Apa yang bunda maksud terstruktur?

Bunda Siti : Terstruktur disini maksudnya jadwal tertata seperti jadwal pd sekolah formal pak,Kebetulan anak kami masih usia 3th jd belajar mereka masih ala suka…suka.. Dengan tema yg berbeda kita bs belajar banyak hal dr penciptaan, ilmu pengetahuan dll. Sudah tepatkah pak?

Bunda Siti, kalau sama dengan sekolah formal ya bukan homeschool heheheee Tepat atau tidak, Bunda dan ananda yang tahu

  1. Bunda Sussy

ibu septi… setiap keluarga pasti berbeda&unik kami termasuk br memulai HS. Saya justru bnyk belajar dr anak2 ini yg menjadi memacu pertanyaan sy  apakah ada jk  anak2 tdk sekolah bs belajar hingga sukses?

Bunda Sussy, saya tidak tahu. Bunda dan ananda yang lebih bisa menjawabnya

  1. Bunda Rita

Pak Dodik lanjut anak Kedua : Muhamamd 10 thn  Cita Cita Jadi Kyai , Dia sangat paham . :: Bunda Aku Mau Jadi Kyai — Jadi  Nanti Habis ngafalin quran Aku lanjut pondoknya belajar Bahasa Arab Lalu ngaji kitab . Lalu Kuliah Di mekkah .. Naah — Kami diskusi :: dia Sdh Memilih sendiri Pondok dan kuliahnya — Apakah Ini sdh Benar ? Memfasilasi dg Pondok Pesantren — yg Memang tdk Akan Bisa Kami Fasilitasi Di rumah .

 Bunda Rita, tanyakan kepada ananda: “Apakah benar begini, Mas?”

Bunda Rita : Bunda Rita, tanyakan kepada ananda: “Apakah benar begini, Mas?”  Maksudnya bgm. Pak Dodik ?

Bunda Rita, persis seperti itu kalimat itu,  #belajar mengklarifikasi proses dan capaian

15.Bunda Yeni

Pak sy seorang single parent, kalau sdg sibuk, anak sy saya biarkan belajar sendiri, biasanya dia menulis cerita atau menggambar. Tapi anak sy tidak suka kritikan, apapun yg ditulis atau digambar akan dilihatkan ke sy kalau sy sdg luang tapi hanya mau dipuji, gimana ini?

 Bunda Yeni, pernah tanya ke ananda ‘mengapa’? Nanti ingatkan saya disana untuk ngobrol seputar ‘feedback session’ y saya catat

Bunda Yeni : Pernah sy tanyakan mengapa begitu, katanya malu

Bunda Yeni, coba probing lebih dalam di bagian mana Bunda membuatmu malu?

Bunda Yeni : Entahlah pak, anak sy itu terlalu serius menanggapi apapun.  Keputusan HS pun dia yg minta kr di sekolah terlalu serius menanggapi candaan teman2 nya yg menurut kita itu candaan biasa. Jadi di sekolah dia sering marah2  bahkan nangis😰. Utk pelajaran sendiri dia selalu rangking kr memang dia srrius mendengarkan apa kata gurunya. Tapi yaitu dlm bergaul sulit diajak betcanda

 Bunda Yeni, apakah Bunda merasa perlu konsultasi dengan ahlinya?

Bunda Yeni : Maksudnya ahli apa ya pak?

Psikolog, atau yang sejenis

Bunda Ferly :

Pak dodik, bisa saya tanya buku apa yang pak dodik baca untuk lebih paham2 istilah2 seperti yang pak dodik sampaikan diawal? Banyak istilah yang ternyata saya belum mengerti maknanya.

Bunda Ferly, saya cuma seneng baca Toto chan heheee . Bunda bisa googling, banyak pilihan bacaan. Silakan ambil yang disukai

  1. Bunda Dinari :

Pak Dodik, jadi yang selama ini dilakukan oleh anak kami itu merupakan proses belajar bukan ?, karena dia sudah dengan yakin mengutarakan apa yg dia sukai dan ingin dia capai. Kami tidak perlu membuat

jadwal khusus kegiatannya, biarkan dia merumuskan sendiri apa yang ingin dia kuasai sesuai kesukaannya. Tugas kami hanya membuka jalan seluas2nya agar semangat belajarnya tidak berkurang.

Bunda Dinari, bagaimana cara Bunda mengetahui ia belajar atau tidak?

  1. Bunda Nesri :

Pak dodik, saya tahu anak saya belajar banyak tiap hari. Tapi dari beberapa.kali reviu, mereka tidak sadar bahwa mereka sedang belajar. Biasanya kami mendiskusikan dan menyimpulkan hal-hal yang kami pelajari hari itu. Apakah ini sudah cukup? Pengembangan apalagi yg harus dilakukan?

Bunda Nesri, apakah Bunda puas dengan proses dan hasilnya? Apakah ananda juga? Apakah seperti itu yang Bunda harapkan dan bayangkan?

Bunda Nesri : Hmmm…berarti saya perlu gali dan evaluasi lagi dengan anak-anak ya….

Bukankah itu menarik, Bund?

Bunda Nesri : Ya…menarik sekali…melihat mereka berproses tiap hari…

Bagaimana dengan Bunda? Apakah juga sedang berproses?

Bunda Nesri : Iya..saya berproses menerima cara belajar mereka

Hanya itu?

Bunda Nesri : Harusnya lebih ya pak..

  1. Bunda Sussy : Usia brp pak dodik anak2 sdh bs menentukan fitrah belajarnya?

Jawab : Bunda Sussy, apa itu fitrah belajar?

Bunda Sussy : Menentukan passion/ minat sy mau ini..

Bunda Sussy saat ini sudah selesai mmenentukan minat/passionnya?

  1. Bunda Anthi :

menyimak pak Dodik hmm poinnya bagus pak selaras dgn salah satu prinsip coaching, perbanyak eksplorasi dan konfirmasi dalam mendidik anak (dan kami sbg ortu juga tentunya)

Bunda Putri, menyimak….keren

10 menit terakhir, silakan Bunda dan Ayahanda menuliskan hal apa sajakah yang Bunda dan Ayahanda inginkan untuk kita diskusikan di event tersebut?

  1. Prinsip-prinsip yg harus dipegang dalam HS
  2. Peran fasilitator, turunannya apa saja
  3. Apasaja yg hrs ayah ibu rumuskan dlm membersamai anak2
  4. Stategi merancang kurikulum personal untuk berbagai kelompok umur anak
  5. Kiat-kiat menumbuhkan inisiatif anak
  6. Bgmn mengkombinasiakn HS dg maestro / ahli / lembaga lembaga penunjnag pendiikan
  7. Bagaimana cara mengetahui apakah proses belajar yg kita jalankan sudah tepat atau belum
  8. Kiat-kiat membangun imunitas anak dari lingkungan yg kurang kondusif
  9. List pertanyaan ekploratif
  10. List pertanyaan konfirmasi
  11. Berbagi peran antara ayah&ibu
  12. Apa Perlu anak2 belajar basic contohnya matematika dg memakai rumus2,(sesuai usia) / hy sesekali bisa diajarkan dg tema yg lbh menyenangkan bukan hy menulis dan membaca jd lbh seperti bercerita / berkegiatan lgsg sesuai dg belajarnya?? / kita hy mendalami untk apa yg dy senangi saja (bakat,potensi)?
  13. Bagaimana cara mengembangkan sosialisasi anak serta kepercayaan diri anak hs terhadap lingkungan luar(teman sebaya dan masyarakat sekitar)?
  14. Cara memelihara curiosity/rasa ingin tahu anak sehingga anak2 semakin mencintai ilmu pengetahuan (motivasi internal)
  15. Tips n strategi merawat mood agat tetap antusias saat menjadi fasilitator HS.
  16. Cara memelihara jiwa anak sebagai makhluk pembelajar sejati.
  17. Contoh project berdasarkan umur untuk memfasilitasi belajar lewat bermain

Alhamdulillah sudah dibuatkan mind mapping oleh pak Johan Effendi sbb :

Asm_IHXBnFmzUoyzqeA3OUGa_wOkeL_w_l_NiNvzaciY

Notes :

Ayah Bunda, sudah tidak ragu lagi menentukan school, homeschool, unschool dll dan tidak rancu dengan istilah-istilah tersebut.

Diskusi tahap kedua akan kita lakukan pada tanggal 15 Maret 2016, jam 20.00 – 21.00 wib. Sebagai bahan belajar silakan ayah bunda mencari pemahaman terlebih dahulu tentang apa itu  paedagogy, andragogy dan heutagogy. Sampai Jumpa.

RESUME DISKUSI PERDANA
Pra – School for Homeschool Facilitators
(8 Maret 2016, 20.00-21.00 wib)
Narasumber : Dodik Mariyanto

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s