Catatan PERAK 2017 #3 : TABLETOP GAME

Ciwidey, Padepokanmargosari.com –  Bermain dan permainan adalah dua hal yang sangat melekat di kehidupan anak-anak. Mereka sepertinya tak pernah kehabisan energi ketika melakukan aktivitas bermain, justru bermainlah yang akan menjadi energizer bagi anak-anak untuk melakukan aktivitas berikutnya. Sehingga anak-anak akan selalu bersungguh-sungguh dalam bermain. Mengutip quotes dari Benjamin Spock

A child loves his play, not because it’s easy, but because it’s Hard. – Benjamin Spock

Bagaimana dengan keluarga? ternyata tidak beda jauh, bermain ternyata juga membuat energi yang senantiasa terbarukan di dalam keluarga. Sehingga kegiatan bermain menjadi salah satu aktivitas yang kami utamakan dalam kegiatan Perindu Ramadhan Keluarga 2017 ( Perak 2017) kali ini. Ada beberapa permainan yang ada di Perak 2017, salah satunya adalah Tabletop game.

Apa itu Tabletop game?

Tabletop Game, Tabletop menurut kamus Oxford adalah “The horizontal top part of a table” atau bagian permukaan dari sebuah meja. Jika ditambah “Game” yang secara universal diartikan sebagai permainan, maka Tabletop Game memiliki definisi permainan yang dimainkan diatas permukaan sebuah meja. Tentu meja yang dipakai adalah meja dengan bidang atau permukaan yang datar.

Ada berbagai macam jenis tabletop game, diantaranya adalah board game, card game, pencil and paper game, miniature game, dice game dan role playing game.

Di event PERAK 2017 kali ini, seluruh peserta berkenalan dengan board game dan card game yang langsung dipandu oleh pioner boardgame Indonesia dari Kummara yaitu mas Eko Nugroho dan Master game KPK mbak Irawati, yang sedang mengkampayekan pendidikan anti korupsi lewat board game.

Apa itu Board Game?

Board game adalah bagian dari tabletop game yang didalamnya terdapat peraturan cara bermain yang dilengkapi dengan beberapa komponen seperti token, pion atau bidak yang dapat digerakkan diatas sebuah “papan” khusus.

Boardgame Perak 2017 kali ini kami dapatkan dari Komisi Pemberantasan korupsi ( KPK). Seluruh peserta bisa memilih salah satu dari 3 boardgame yang tersedia yaitu keranjang bolong, terajana dan Pilihan Diri, Komitmen dan Tanggung jawab kita disingkat PDKT.

WhatsApp Image 2017-06-03 at 09.03.36

Boardgame KPK di acara PERAK 2017 (Foto : Dodik Mariyanto)

Selain Boardgame ada juga card game. Card Game juga hampir sama dengan board game, ada peraturan cara main, bedanya disini tidak ada media papan dan komponen utama yang di gunakan adalah kartu. Di event Perak 2017 kali ini, seluruh peserta berkesempatan untuk bermain card game “Sahabat Pemberani”. Card game yang diproduksi KPK ini cara mainnya sama seperti kwartet jaman kita kecil dulu.

Anak-anakpun mulai asyik bermain boardgame dan card game tersebut dalam kelompoknya masing-masing.

WhatsApp Image 2017-06-03 at 09.05.18

Anak laki-laki Peserta Perak 2017, tengah memainkan boardgame Terajana (Foto: Dodik Mariyanto)

WhatsApp Image 2017-06-03 at 09.05.04

Anak-anak perempuanpun tak kalah asyiknya bermain boardgame lintas usia bersama adik-adiknya di kegiatan PERAK 2017 (Foto : Dodik Mariyanto)

Saat sesi akhir acara setiap keluarga mendapatkan souvenir boardgame atau cardgame tersebut satu-satu untuk dibawa pulang ke rumah dimainkan bersama keluarganya.

Sesi pemberian souvenirnyapun unik, semua anak-anak diminta host acara untuk membuat barisan, mengambil satu boardgame atau card game. Setelah itu para ayah diminta untuk berdiri. Anak-anakpun menghadiahkan boardgame dan cardgame tersebut ke semua  ayah yang hadir di acara ini,  dengan satu ucapan

“Ayah, ayo main bersamaku”

Sepulang acara Perak 2017, gelombang bermain boardgame di setiap keluargapun terasa getarannya. Para keluarga saling bersilaturahim ke rumah para peserta lain, sebelum mereka kembali ke kota masing-masing.

Keluarga Jelajah Langit Biru menyempatkan diri untuk berkunjung ke keluarga mas Eko Nugroho dan Mbak Kanty  dan  melihat sarangnya boardgame di Bandung ,Kummara dan Manikmaya games.

Image may contain: 8 people, people smiling, indoor

Keluarga Jelajah langit Biru silaturahim ke keluarga Kummara seusai Perak 2017 ( foto: Ade hady)

No automatic alt text available.

Mas Eko dan timnya di Kummara sebagai pioner boardgame Indonesia (foto:Ade hady)

Keluarga jelajah langit Biru, yang terdiri dari Ade hady, Reza Setyawan, Azza dan Izzan, mendapatkan berbagai macam boardgame-boargame lokal yang diproduksi oleh manikmaya games seperti mush up monster, kartu bhinneka, get egg dll.

Mereka lanjut dengan bertemu keluarga-keluarga perak yang lain, janjian main boardgame sambil ngopi bareng di cafe coffee milik salah satu peserta Perak 2017, kang andry dan teh ria, di daerah manglayang yang dikenal dengan merknya “kiwari”.

Image may contain: 4 people, indoor

Jelajah Langit Biru, Rumah 3 bintang, Omah eXpressi, silaturahim ke AndryRia Hometeam, di kedai kopi Kiwari miliknya di Manglayang, Bandung seusai acara Perak 2017 (foto: Ade Hady)

Image may contain: 1 person, sitting and indoor

Keluarga Perak 2017, tetap heboh  sampai malam di Kiwari Coffee dengan boardgamenya (Foto:Shanty Irawati)

Sekembalinya di kota masing-masing, kamipun masih semangat bermain boardgame bersama

boardgame

Bermain boardgame Mush up Monster keluarga Jelajah langit Biru dan padepokan Margosari       ( foto : Ade hady)

Image may contain: 1 person, sitting, table and indoor

Tertawa Lepas Bersama Boardgame (foto : Ade Hady)

Image may contain: 2 people, people sitting and child

Anak-anak Perak kumpul di Bekasi bermain Boardgame, ada keluarga doyandolan, kel omah Project, Kel Jelajah langit Biru ( foto : Ade hady)

Image may contain: 3 people, people sitting, child, table and indoor

Izzan dari keluarga Jelajah Langit Biru yang sangat suka dengan Boardgame ( foto: Ade Hady)

WhatsApp Image 2017-06-03 at 09.04.34

Suasana bermain boargame PDKT di Padepokan Margosari (Foto:Dodik Mariyanto)

WhatsApp Image 2017-06-03 at 09.04.08

Main kwartet “sahabat berani”pun bisa jadi seru karena banyak hal-hal baik yang bisa kita diskusikan saat bermain kartu. (Foto:Dodik Mariyanto)

Bahkan di bulan Ramadhan ini ada beberapa keluarga yang menjadikan boardgame sebagai kegiatan ngabuburitnya. Seruuu.

Salah satu contoh suasana bermain boardgame PDKT (Pilihan Diri, Komitmen dan Tanggung Jawab Kita) produksi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Padepokan Margosari

 

Ditulis oleh Septi Peni Wulandani, Disarikan dari acara Perak 2017, sesi Gamification bersama Eko Nugroho dan Irawati.
Sumber bacaan :
Kamus, The Oxford English Dictionary, 2015
Karl M kapp, The Gamification of Learning and Instruction, 2007
Credit Photo by : Ade hady, Manikmaya Games, Dodik mariyanto, 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s